coffe

Sinarmas minta milenial paham manajemen risiko investasi pasar saham

Jakarta (ANTARA) – Deputy Head of Research Sinarmas Sekuritas Ike Widiawati mengatakan generasi milenial harus memahami manajemen risiko ketika akan berinvestasi di pasar saham.

“Dengan risiko yang tinggi milenial harus memperhatikan manajemen risiko,” ujar Ike dalam webinar bertajuk investasi sim oleh Sinarmas Sekuritas secara daring di Jakarta, Jumat.

Ike mengatakan generasi milenial perlu memperhatikan berbagai hal sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar saham, seperti tidak memiliki utang berbunga dimanapun karena bisa menjadi beban.

Kemudian, milenial harus memastikan bahwa mereka telah memiliki dana darurat yang siap digunakan saat ada kebutuhan mendadak. Selanjutnya, milenial harus memastikan uang yang digunakan untuk investasi tidak akan digunakan dalam jangka waktu yang panjang atau uang dingin.

Baca juga: Peran pelaku saham sangat berpengaruh dalam peningkatan investor muda

Menurut Ike, milenial juga harus memahami bahwa pergerakan dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak terlepas dari perekonomian nasional yang juga tidak terlepas dari gejolak di tingkat global.

Berbagai faktor tersebut, lanjut Ike, harus diwaspadai generasi milenial dalam berinvestasi karena mereka memiliki kecenderungan untuk mengejar keuntungan tinggi dalam jangka waktu yang pendek. Padahal, menurutnya, keuntungan yang tinggi juga sebanding dengan risiko yang tinggi.

“Invetasi saham itu risiko tinggi pengembalian tinggi berbeda dengan deposito,” ujar Ike.

Saat ini, Ike menambahkan banyak platform penyedia layanan investasi dan literasi keuangan yang memudahkan milenial menanamkan modalnya di pasar saham dan membuat investasi pada era sekarang berbeda dengan era sebelumnya.

Namun, menurut dia, masih banyak juga generasi milenial yang telah bekerja tapi tidak menyisihkan uangnya untuk berinvestasi. Ia pun mengingatkan investasi adalah instrumen penting karena ke depan dunia selalu dihadapkan dengan nilai mata uang yang semakin turun dari tahun ke tahun.

Baca juga: Great Edu nilai milenial perlu berinvestasi cerdas di era digital

“Memulai investasi dengan nominal kecil tidak apa-apa, mulai dari Rp50.000 atau Rp100.000 tidak apa-apa,” ujar Ike.

Ike menyarankan bagi milenial yang tidak ingin berinvestasi di pasar saham karena risikonya yang cukup tinggi, bisa berinvestasi ke pasar obligasi yang risikonya lebih rendah.

“Obligasi memberi kembali yang lebih menarik dibanding deposito namun memiliki risiko lebih rendah dibanding saham,” ujar Ike.

Berdasarkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada akhir semester I 2022, jumlah Identifikasi Investor Tunggal (SID) telah mencapai 4.002.289 yang didominasi oleh investor berusia di bawah 40 tahun, yakni gen Z dan milenial sebesar 81,64 persen dengan nilai aset yang mencapai Rp144,07 triliun.

Baca juga: UNDP dorong milenial berinvestasi bijak guna pembangunan berkelanjutan

Baca juga: BNI manfaatkan teknologi digital untuk targetkan investor milenial

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Satyagraha
HAK CIPTA © ANTARA 2022

togel.singapore saat ini pasti benar-benar ringan dimainkan oleh semua orang bersama kecanggihan teknologi selagi ini. Dimana para bettor mampu menempatkan angka main togel hongkong hari ini hanya manfaatkan smartphone saja. Kemudahan bermain turut menjadi aspek utama para togelers lebih kerap memilih pasaran togel hongkong online kala bermain judi togel hari ini. Keamanan dan layanan paling baik yang dihidangkan oleh para bandar togel hongkong resmi terpercaya di Indonesia sesungguhnya jadi tidak benar satu keunggulan tersendiri. Mengingat para pemain mendapatkan jaminan dan bukti kemenangan yang tetap dibayar penuh tanpa dipersulit. Sehingga para bettor pasti lebih nyaman dikala memasang angka main togel hari ini dan punya kepercayaan penuh untuk menang.